STRATEGI MEMULAI WIRAUSAHA
Strategi pengembangan
kewirausahaan dilakukan melalui tiga strategi yaitu :
1.
Meningkatkan kemampuan kewirausahaan
Untuk meningkatkan
kemampuan kewirausahaan dilakukan melalui langkah langkah:
a. mengembangkan
kewirausahaan bagi para pengusaha dan calon pengusaha untuk meningkatkan
kinerja perusahaan terutama melalui peningkatan etos kerja, kreativitas dan
inovasi, produktivitas, kemampuan membuat keputusan dan mengambil risiko, serta
kerjasama yang saling menguntungkan dan dengan menerapkan etika bisnis.
b. Meningkatkan kinerja
perusahaan yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian nasional terutama
melalui; penciptaan lapangan kerja baru, penciptaan barang dan jasa yang lebih
bermutu dan atau lebih beragam, peningkatan daya saing perusahaan, baik di
pasar dalam negeri ataupun di pasar Internasional.
c. Mengembangkan
kewirausahaan masyarakat luas yang diharapkan akan mendorong peningkatan
kegiatan dan kinerja usaha dan ekonomi masyarakat melalui peningkatan etos
kerja, disiplin efisiensi, dan produktivitas nasional.
d. Menyebarluaskan asas
pokok kewirausahaan sebagai pedoman praktis bagi semua pihak yang berminat dan
terkait dengan pengembangan kewirausahaan serta bagi yang ingin mengetahui,
menghayati lebih mendalam dianjurkan untuk mengikuti kegiatan pembudayaan
kewirausahaan.
2. Membudayakan
kewirausahaan
Membudayakan
kewirausahaan ialah mengarahkan wirausaha terutama kepada kegiatan ekonomi yang
rasional, menguntungkan, berkelanjutan, dan dapat ditiru oleh masyarakat.
Langkah untuk pencapaiannya dilakukan melalui:
a. Kegiatan ekonomi yang rasional terutama
kegiatan-kegiatan yang ditangani atau diorganisasikan dalam perusahaan. Dengan
demikian, sifat rasional dari kegiatan tersebut dapat diukur dengan ukuran
kinerja yang lazim.
b. Menawarkan
kegiatan pada masyarakat yang menguntungkan bagi peserta program dan masyarakat
pada umumnya.
c. Menawarkan
kegiatan yang berkelanjutan dan dapat ditiru oleh masyarakat. Di samping itu
membudayakan kewirausahaan harus secara intensif, komprehensif, dan terpadu,
yang pencapaiannya dilakukan melalui :
1. Skala
prioritas sasaran.
2. Persiapan
dan perencanaan yang baik, dengan memperhatikan efektivitas dari berbagai
kegiatan.
3. Kegiatan secara
komprehensif dan terpadu, mencakup kegiatan pra pelatihan,pelatihan, bimbingan
dan konsultasi, magang dan studi banding, promosi dan temu usaha, serta
peningkatan akses pasar dan pemberian bantuan perkuatan secara selektif,
4. Penekanan pada
kesesuaian kondisi dinamis masing-masing peserta atau kelompok peserta program
yang dibina,
5. Kegiatan peningkatan
semangat, sikap dan perilaku kewirausahaan.
3.
Memberdayakan sumber daya
Mendayagunakan
sumberdaya adalah menggunakan sumber daya yang tersedia, baik yang ada pada
Departemen maupun Instansi yang terkait dan masyarakat serta teknologi
informasi.
Langkah-langkah yang
dilakukan:
a. Sumberdaya
yang tersedia di berbagai Departemen/Instansi Pemerintah berupa aparat pembina
(termasuk penyuluh, konsultan dan widyaswara), sarana dan prasarana, serta anggaran
perlu dikerahkan dan didayagunakan dengan baik untuk melaksanakan dan menunjang
pengembangan kewirausahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
b. Sumberdaya
utama untuk membudayakan kewirausahaan pada para pengusaha kecil dan koperasi
pada khususnya adalah para pengusaha itu sendiri melalui upaya pengembangan
diri sambil melaksanakan kegiatan usaha atau learning by doing.
4.
Mendayagunakan sumberdaya
Menggunakan sumber daya
yang tersedia, baik yang ada pada Departemen maupun Instansi yang terkait dan
masyarakat serta teknologi informasi.
Langkah-langkah yang
dilakukan:
a. Sumberdaya
yang tersedia di berbagai Departemen/Instansi Pemerintah berupa aparat pembina
(termasuk penyuluh, konsultan dan widyaswara), sarana dan prasarana, serta
anggaran perlu dikerahkan dan didayagunakan dengan baik untuk melaksanakan dan
menunjang pengembangan kewirausahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan
yang berlaku.
b. Sumberdaya
utama untuk membudayakan kewirausahaan pada para pengusaha kecil dan koperasi
pada khususnya adalah para pengusaha itu sendiri melalui upaya pengembangan
diri sambil melaksanakan kegiatan usaha atau learning by doing.
5.
Memberdayakan Koperasi Simpan Pinjam dan Lembaga Keuangan Mikro
Dalam upaya mempermudah
akses calon wirausaha baru terhadap sumbersumber permodalan untuk modal kerja,
sebaiknya lembaga keuangan mikro dan koperasi simpan pinjam diberdayakan.
Dengan tersebarnya koperasi-koperasi diharapkan kesulitan permodalan yang
dihadapi oleh wirausaha. Oleh karena itu lembaga keuangan mikro perlu
diberdayakan agar lebih mampu melayani calon anggota, dan anggotanya.
Sumber :
Komentar
Posting Komentar